Kamis, 29 Oktober 2009

Pastel Rendang


UPDATE :
Step-by-step membuat kulit tarcis yang terbaru ada di bagian bawah yaaa...
Trus masukin bumbu rendangnya per sendok aja. Barusan daku bikin pake bumbu rendang merk lain, jadinya asiiiiiiiiinnn.... so, mending dikit-dikit trus cicip deh...


Beberapa hari lalu, di milis lagi heboh nyari tabloid Lezat edisi khusus. Biasaaaa...kalo ada member yang diliput, gak puas kalo gak baca langsung. Aku pun juga gitu, langsung deh mengerahkan pak Di buat nyari tabloid Lezat untukku. Gak lupa, siapapun yang bilang mau keluar, aku juga nitip "eh, kalo ngeliat tukang majalah, cariin tabloid Lezat donk... *memelas* tapi kalo gak lewat, ya dilewatin donk!!!...*maksa*.." hihihihi... setelah 3 hari berlalu, senangnya hatiku waktu pak Di ngasih tabloid yang kutunggu-tunggu. Langsung tancap ke kamar baca tabloid sambil tiduran...asoooyyy...

Wuiiihhh...ternyata, senang banget deh ngeliat wajah-wajah familiar didalamnya dengan andalan jualannya masing-masing, beberapa udah aku cicip gretong waktu acara HMFF dan pembubarannya (asikkan ikutan milis? dapat gratisan terus..hihihi) ada mba' Mika dengan asinan Gelora-nya yang suegeeerr!, mba' Dewi Oni dengan pempek pelanginya yang uenak tenan, trus ada uni Dewi dengan cake 3D-nya yang bikin mupeng, mom Elly sama fried tart dan martabak shanghainya yang bikin ketagihan trus ada mba' Indah yang roti jala srikaya duriannya yang waktu pembubaran panitia aku makan 3 biji (sssstttt!!!! *malu-maluin!*), mba' Vita dengan lapis legitnya dan mba' Niken dengan sego bakarnya...duuuhh... pada hebat-hebat banget deh jadi pengusaha rumahan... kapan ya aku bisa begitu, lha...bikin tarcis 20 biji aja udah mau nangis....hihihihi

Well, abis baca tabloid, aku jadi kepengen bikin tarcis mom Elly lagi. Bubar deh rencana mau bikin macaroon lagi (lagian daku juga males udah 3x gatot...yakin bakal gagal lagi..hehehe). So, today, is tarcis day. Puasa lalu aku udah pernah bikin dan dapat sambutan meriah dikeluarga ku. Tapi waktu itu ada step yang lupa, adonan cuma digilas 1x padahal mestinya 2x, jadinya kurang rapi. Kali ini aku pengen bikin menurut cara yang benar *ehem*... trus aku juga ngebayangin kalo isinya pake kari daging... pasti jadinya lebih enak dari pada negara asalnya di Singapore sono. Abisnya, resep kulit fried tart mom Elly ini renyaaaah banget... so, kemarin habis maghrib, berangkatlah daku ke supremarket diantar pak Di, seperti biasa, semula nyari daging cincang doang malah jadi belanja beneran... whoaaaa...

Waktu berdiri di rak bumbu instant, aku berubah fikiran. Gak jadi bikin pastel kari, aku pilih rendang aja. Supaya pastelnya jadi Indonesia-sekali...I LOVE INDONESIA!!!...*cheers*... hihihihi... walaupun rendang di klaim sama negeri Jiran, semua orang juga tau kalo rendang itu asli Indonesia dan rendang yang enak itu cuma ada di Indonesia, sooo....rendanglah yang jadi pilihanku kali ini. Pagi tadi, pas mau bikin, eeehh...baru ingat lupa beli kentang, terpaksa deh yu' Yati ke warung beli kentang. Mulailah daku bikin-bikin...

Sebenarnya bikinnya gak sulit, lamanya itu lho...hiks..hiks... mesti ngegiles satu-satu (prasaan dari kemaren gua ngegilas adonan melulu deeh...). Kali ini berasa banget soale bikin sendiri... alhasil, dengan resep yang sama dengan yang lalu, tapi cuma dapat 20 biji. Emang aku bikin gede-gede, biar cepat selesai...hahahaha... setelah jadi, aku mau nyoba apa jadinya kalo tarcis dibikin frozen. Kayak sambosa dari toko kue enyak yang ada di jalan yang sama dengan rumahku. Nyontek dari toko kue, pastelnya aku bungkus dengan plastik cling satu per satu, lalu dimasukin ke airtight container, baru deh dimasukin ke freezer. Mudah-mudahan berhasil deh. Soale, lebih enak gitu, kapan pun aku mau, tinggal goreng aja.

Pastel hangat yang baru selesai digoreng aku cicipi...humm...enyaaakkk... kulitnya yang renyah dan isinya yang spicy, emang meant to be deh. Rasanya malah mirip Cornish Pasty, yang sering aku beli waktu kuliah di Inggris dulu. TOP deh! Sayangnya, aku masih belum bisa ngegoreng dengan baik nih. Warnanya gak rata, trus ada yang kecoklatan, ada yang kekuningan...mana tangan kiriku kecipratan minyak panas...hiiiks... mudah-mudahan next time bisa lebih baik lagi ya mainan sama minyak goreng...

Ini resepnya ya... kalo resep kulitnya, aku copy-paste dari postinganku dulu aja...



PASTEL RENDANG
modified by Camelia from Mom Elly's Fried Tart recipe


Bahan Isi Rendang :

300 gr daging sapi cincang
500 gr kentang, potong kotak, kukus hingga matang
1 bh bawang bombay besar, potong kotak
1 bungkus bumbu rendang instant (yang berbentuk pasta ya, bukan yang kering)
Air sesuai petunjuk bumbu
2 sdm margarine

Caranya :

Panaskan mentega, tumis bawang bombay hingga wangi lalu masukkan bumbu dan daging cincang. Aduk hingga daging setengah matang, tambahkan air. Masak hingga air berkurang, masukkan kentang, aduk rata. Beri garam (hati-hati karena ada bumbu rendang yang sudah asin dari "sono"-nya). Aduk berlahan agar kentang tidak hancur hingga mengering. Angkat, sisihkan dan biarkan dingin. Siap digunakan untuk isi pastel.


Bahan Kulit :

Adonan A :
125 gr tepung terigu
100 gr margarine (aku --> 80 gr margarine + 20 gr mentega)

Adonan B :
375 gr tepung terigu
100 ml minyak sayur
200 - 300 ml air dingin (sesuaikan dengan kebutuhan)
1/2 sdm garam
1 sdm gula

Caranya :

  • Adonan A : Campur semua bahan adonan A hingga menjadi adonan yang menyatu dan dapat di pulung. Sisihkan.
  • Adonan B : Dalam wadah, masukkan tepung, minyak sayur dan gula dan garam dengan sedikit air. Sambil diuleni, tambahkan air sedikit demi sedikit hingga menjadi adonan yang kalis.
  • Bagi adonan A dan adonan B menjadi bulatan dengan jumlah yang sama (misalnya, adonan A ada 20, maka adonan B juga 20, sepasang gitu lhooo...).
  • Untuk 1 buah tarcis, ambil 1 bulatan adonan B, letakkan bulatan adonan A diatasnya, tutup. Lalu giling memanjang. Gulung. Putar kearah atas (90 derajat) lalu giling lagi, gulung (2 kali gulung yaaa). Belah menjadi dua. Ambil satu, lalu di giling tipis membulat. Giling yang sebelah lagi.
  • Ambil satu bagian kulit (ingat ya, yang kelihatan "swirl" nya disebelah luar), beri isi, lalu tutup dengan bagian kulit yang satu lagi. Bentuk pinggirannya (good luck deeh...*hihihi*).
  • Goreng dengan minyak panas, api sedang hingga kuning kecoklatan.
Ini UPDATE step-by-stepnya yaaaa.....



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]