Selasa, 16 Mei 2017

BROWNIES MENGKILAP ALA BU FAT



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Udah lama saya gak bikin brownies, gak heran kalau anak-anak udah mulai nanyain heuheuheu. Kebetulan juga beberapa waktu yang lalu Bu Fatmah Bahalwan posting resep brownies mengkilap, hmmmm langsung deh kebayang-bayang makan brownies buatan sendiri. Sebenarnya sudah sering sekali ya saya posting tentang brownies beserta tips dan trik agar didapatkan lapisan shinny crust khas brownies. Monggo bisa disearch aja ya. Saya sih tetap penasaran nyobain brownies mengkilat ala bu Fat ini, siapa sih yang gak penasaran dengan resep-resep oke dari Bu Fat. Kayanya pengen dicobain semua ya.

Untuk mencoba resep ini saya pakai 2 loyang imut nan lucu. Loyang baru nih hihihi. Imut banget karena ukurannya sekitar 14 x 8 cm. Dari 1 resep di bawah ini, jadi 2 loyang dan masih ada sisa adonan yang saya taruh di 2 cup. Browniesnya cuma saya beri taburan chocochips di atasnya, lagi gak punya macam-macam bahan. Padahal saya paling suka brownies dengan taburan almond dan chocochips. Untuk variasi lain, bisa juga pakai kit kat, snickers, kenari atau bahkan mede. Enaaak semua mah kalau kata saya.

Seperti yang dikatakan bu Fat, kunci sukses untuk membuat brownies mengkilap atau yang punya lapisan shinny khas brownies adalah gula harus benar-benar larut. Gimana donk biar gula cepat larut? Halusin dulu ya gula pasirnya atau diblender dulu. Kalau saya selalu memanggang brownies dengan suhu tinggi terlebih dahulu, sekitar 190'C, setelah keluar lapisan shinnya-nya baru deh suhu diturunkan agar tidak cepat gosong dan dalamnya matang sempurna. Resep asli dari bu Fat ini menggunakan suhu 160'C, tapi nanti disesuaikan aja dengan masing-masing oven ya. Kalau saya selama ini gak pernah pakai api atas kok. 




BROWNIES MENGKILAP ALA BU FAT

Bahan A :
150 gr butter
175 gr dark cooking chocolate (DCC)

Bahan B :
2 butir telur
210 gr gula pasir (saya blender dulu)

Bahan C :
130 gr tepung terigu
25 gr coklat bubuk
1/2 sdt garam
1/2 sdt vanilli
1/2 sdt baking powder (saya gak pakai)

Taburan :
chocochips

Cara Membuat :
1. Panaskan oven 190'C, siapkan loyang 20x20x4 cm (saya 2 buah loyang 14x8 cm), olesi dengan margarin dan alasi dengan kertas roti. Sisihkan.
2. Lelehkan bahan A, sisihkan.
3. Campur dan ayak bahan C, sisihkan.
4. Kocok bahan B menggunakan hand whisk hingga rata dan gula larut kemudian masukkan bahan A. Aduk rata.
5. Masukkan bahan C, aduk memakai spatula hingga rata.
6. Tuang ke dalam loyang, taburi chocochips atau taburan sesuai selera. Panggang hingga matang, kurang lebih selama 30 menit.
7. Angkat dan dinginkan, baru dipotong-potong.

Sukaaa banget, dalamnya moist dan luarnya garing. Ini tipe brownies favorit saya, karena saya kurang suka dengan brownies yang dalamnya juga ikutan kering hehehe. 



Happy baking...semoga bermanfaat ya ^^



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]