Jumat, 15 Juli 2011

Chocolate Salted-Caramel Cupcakes


Udah nyobain fleur de sel gak? Aku blom pernah, makanya penasaran berat. Fleur de sel kalo di terjemahkan langsung, artinya "bunga garam". Itu lho, garam yang katanya lebih istimewa dari garam biasa. Karena berasal dari garam laut yang di proses sedemikian rupa secara manual untuk mendapatkan hasil terbaik. Gak heran, kalo garam tipe ini, harganya lebih tinggi dari garam biasa. Nah, di luar masalah harga, yang ribet juga nyari nya. Waktu di Jakarta, aku niatin keliling beberapa supermarket besar yang menjual barang import untuk beli fleur de sel ini. Ternyata, yang ketemu malah fleur de sel made in Indonesia...horeeee!!! suka deh kalo ada produk Indonesia yang berkualitas. Dapatnya di bagian bahan makanan organic. Sebenarnya, aku udah ketemu "Sea Salt" di beberapa supermarket, tapi aku gak yakin kalo gak ada tulisan "fleur de sel", padahal ada koq dibagian belakangnya...hehehehe...

Trus kenapa aku ngotot mesti nyoba fleur de sel? well, gara-gara kemakan cerita dibeberapa blog lain tentang kelezatan garam ini apabila bercampur dengan karamel dan coklat. Ada yang di jadikan campuran es krim, permen, cake, cookies, macaroon...pokoknya versatile banget deh!. Apalagi aku naksir resep dibuku Cupcakes-nya Martha Stewart. Disana ada cupcake coklat pake filling caramel, taburan fluer de sel dan chocolate frosting yang deskripsinya bikin ngiler abeez. Gambarnya juga bikin aku gregetan pengen nyobain *hihi*. Walaupun rasanya ntah kenapa akhir-akhir ini aku terasa agak malas baking, kemarin aku paksakan juga bikin cupcakes nya dulu. Lalu aku simpan di wadah kedap udara untuk diselesaikan hari ini.

Untuk pembuatan cakenya, sebenarnya gak rumit. Prosesnya hampir sama dengan black magic cake yang aku bikin beberapa waktu lalu. Hasilnya juga sama lembutnya. Tapi terus terang, aku lebih suka texture black magic cake, karena selain lembut, juga moist. Gak tau juga apa karena untuk cupcake memang sebaiknya gak terlalu moist. Yang pasti, kalo untuk rasa, gak kalah deh enaknya. Setelah bikin cakenya ini, masih ada lagi yang harus disiapkan, yaitu bikin filling karamel dan chocolate frostingnya. Ini nih yang bikin malas, kayaknya ribet banget. Sekalipun pembuatan karamel dan frostingnya keliatan gampang, tetap aja, pekerjaan extra tuh. Wrong choice deh buat yang lagi malas baking *sigh*. Mestinya bikin yang gampang-gampang aja supaya moodku membaik dulu. Bikin pudding misalnya....hehehehe...

Next, aku bikin karamelnya. Lancar aja, sempat kaget dengan jumlah garamnya yang lumayan banyak. Tapi, karena ini tante Martha, aku percaya *cieee*. Selanjutnya, bikin chocolate frosting. Kalo dari komposisi bahannya, aku yakin enak. Tapi rasanya gak seringan frosting yang juga aku bikin untuk black magic cake. Cuma kali ini, frostingnya terlihat lebih cantik dan shinny karena ada penambahan coklat cair. Ini akan jadi frosting pilihanku untuk cake coklat hantaran. Selain lebih nyata saat di spuit, juga lebih kokoh dibandingkan yang aku sebut tadi. Setelah karamel dan frosting selesai, aku harus menyatukan semuanya. Finally, lets wrap it up!

Pertama, melubangi bagian tengah cake. Aku pake scoop es krim kecil yang biasa aku gunakan untuk bikin cookies. Lalu aku tuang caramel di tengahnya, dan di tutup dengan chocolate frosting yang aku spuit keatasnya. Humm...udah gak sabar pengen nyicip. Ternyata, rasanya lumayan complex. Rasa pahit coklat, manis caramel, buttery frosting dan asin-nya fleur de sel saling menyatu dan seperti bersaing untuk mendominasi rasa. Humm... terasa kurang familiar buatku yang biasanya selalu membuat makanan dengan menonjolkan satu bahan aja. Akupun rasanya gak begitu sreg dengan rasa asin diantara manisnya coklat dan karamel. Walaupun, aku suka banget dengan crunchy-nya fleur de sel saat digigit.

Untuk membandingkan rasa fleur de sel-nya. Aku juga nyoba cicip rasa garam kasar yang ada di dapurnya si Umi. Hasilnya? gak begitu beda jauh tuh. Aku sendiri jadi ragu buat nyoba bikin makanan yang pake fleur de sel lagi, karena aku memang lebih suka makanan dengan rasa yang jelas. Harus lebih hati-hati memilih resep yang pas. Mungkin kalau aku ketemu dengan resep yang lebih simple, misalnya caramel dan garam saja atau coklat dengan garam aja. Karena kalo ketiganya di campur, yeah...a bit too much for me.... paling gak, sekarang aku gak penasaran lagi. Bagi yang suka cupcake dengan rasa rada funky, silahkan aja di coba. Buktinya, kak Ika suka tuh...hihihihihi...

Ini resepnya, aku ketik langsung aja dari bukunya ya...



CHOCOLATE
SALTED-CARAMEL CUPCAKES

Martha Stewart

1 1/2 cup all-purpose flour
3/4 cup unsweetened Dutch-process cocoa powder
1 1/2 cup sugar
1 1/2 tsp baking soda
3/4 tsp baking powder
3/4 tsp salt
2 large eggs
3/4 cup buutermilk
3 tbsp vegetable oil
1 tsp pure vanilla extract
3/4 cup warm water

Direction :

  • Preheat oven to 350 . Line mini muffin tins with paper liners. In a mixing bowl, whisk together flour, cocoa, sugar, baking soda, baking powder and salt. Add eggs, buttermilk, oil, vanilla, and the water. With an electric mixer on low speed, beat until smooth and combined, scraping down sides of bowl as needed.
  • Divide better evenly among lined cups, filling each about two-thirds full. Bake, rotating tins halfway through, until a cake tester inserted in centers comes out clean, about 15 minutes. Transfer tins on wire racks and let cook completely. Cupcakes can be stored overnight at room temperature.
  • To finish, use a paring knife to cut a cone-shaped piece (about 1/2 inch deep) from the center of each cupcake (discard pieces). Spoon 1 to 2 teaspoon warm filling into each hollowed-out cupcake. Sprinkle pinch of sea salt over filling.
  • Fill a pastry bag fitted with a medium open-star tip with frosting. Pipe frosting onto each cupcake, swirling tip and realeasing as you pull up to form a peak. Garnish each cupcake with a pinch of sea salt. Cupcake are best eaten the day they are fulled and frosted. Store at room temperature in airtight containers (do not refrigerate) until ready to serve.

SALTED CARAMEL FILLING
Martha Stewart


2 1/2 cups sugar
2/3 water
1 tbsp light corn syrup
3/4 cup heavy cream
2 1/2 tsp sea salt, preferably fleur de sel

Direction :

Heat sugar with water and corn syrup in a heavy saucepan over high, stirring occasionally, until syrup is clear. Clip a candy thermometer to side of pan. Stop stirring, and cook until syrup comes to a boil, washing down the sides of pan with wet pastry brush as needed. Boil, gently swirling pan occasionally, until mixture is caramelized and just reaches 360F. Remove from heat, slowly pour in cream (mixture will spatter) and stir with a wooden spoon untul smooth. Stir in sea salt. Use immediately. If at any time caramel begins to harden, reheat gently until pourable.



DARK CHOCOLATE FROSTING
Martha Stewart


1/2 cup plus 1 tbsp unsweetened Dutch-process cocoa powder
1/2 cup plus 1 tbsp boiling water
2 1/4 cups (4 1/2 sticks) unsalted butter, room temperature
3/4 cups confectioners sugar, sifted
1/4 tsp salt
1 1/2 punds best-quality semi-sweet chocolate, melted and cooled


Direction :

Combine cocoa and boiling water, stirring until cocoa has dissolved. With an electric mixer on medium-high speed, beat butter, confectioners sugar, and salt until pale and fluffy. Reduce speed to low. Add melted and cooled chocolate, beating until combined and scraping down sides of bowl as needed. Beat in the cocoa mixture. If not use immediately, frosting can be refrigerated up to 5 days, or frozen up to 1 month, in an airtight continer. Before using, bring to room temperature, and beat on low speed until smooth again.


For my beloved Hubby, doaku selalu menyertai langkahmu
*big big hug*




Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]