Selasa, 24 Mei 2011

PULUT BESTA, ( salero-bundo )

Kue pulut besta ini dikategorikan sebagai kue jajanan pasar yang dibuat dengan cara digoreng. Bahan utama untuk pembuatan pulut besta adalah beras pulut atau lebih dikenal dengan nama beras ketan. Sesekali kita bisa mencoba membuatnya sendiri. Siapa tahu, selain bisa dinikmati untuk camilan seisi keluarga di saat santai, jajanan pasar kreasi sendiri juga bisa dijual. Lumayan, bisa untuk menambah uang belanja keluarga.

PULUT BESTA

BAHAN :
400 gr beras ketan
150 ml santan
1 lembar daun pandan
1/2 sdt garam
150 gr kelapa setangah muda, parut panjang, kukus

BAHAN BESTA :
150 gr gula pasir
50 ml air
1/4 sdt vanili

CARA MEMBUAT :
1. Rendam ketan selama 15 menit, tiriskan
2. Rebus santan, garam, dan daun pandan sampai mendidih, angkat, sisihkan.
3. Kukus ketan selama 20 menit, angkat. Taruh dalam wadah dan tuangi dengan santan hangat, aduk hingga ketan lemas. Kukus lagi hingga matang, angkat.
4. Tumbuk ketan sampai halus, tambahkan kelapa muda, tumbuk lagi. Ambil 2 sdm adonan ketan dan alasi dengan plastik, buat bulat lonjong lalu agak dipipihkan.
5. Panaskan minyak, goreng sampai kekuningan, angkat dan tiriskan.
6. Untuk Besta : panaskan gula, air, dan vanili sampai meletup-letup.
7. Masukkan ketan goreng dan aduk hingga ketan terlapisi besta, angkat. Biarkan dingin dan gula mengeras.

Untuk : 10 buah



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]