Senin, 11 April 2011

Almond-Cherry Fruit Crisp



Aku gak ngerti deh apa bedanya antara Crumble, Crisp, atau Cobbler. Kalo pie sih, emang kentara bedanya *haha* yang pasti, semua menggunakan potongan buah untuk alasnya, lalu di beri topping. Ada yang bertaburkan adonan kue, kacang-kacangan, oatmeal ataupun kulit pastry. Kalo aku sendiri, suka banget sama desserts yang sarat buah. Rasanya tradisional banget dan gak ngebosenin. Ada yang fresh terasa buahnya, ada juga yang di beri rempah seperti kayu mannis, pala, bahkan kapulaga. Ada masa-masanya rasa kangen dessert buah gak bisa digantikan dengan yang lain *cieeee*.

Tapi kalo kali ini, bikinnya karena kebetulan aja... gak ada rasa pengen yang harus di penuhi...hehehehe... Ceritanya, kemaren mau bikin-bikin tapi bingung mau bikin apa. Jadi aku beberes stok bahan-bahan aja. Yep, mesti di cek tanggalnya supaya gak ada bahan expired tanpa sempat di gunakan. Sayang banget kan? mubadzir ih!. Nah, kebetulan ketemu cherry kaleng yang aku beli buat stok kalo pengen bikin black forest. Walaupun expirednya masih tahun depan, dari pada kelupaan (dan gak ada tanda-tanda aku bakalan bikin black forest dalam waktu dekat), mending aku olah aja. Jadi ingat sama video fruit crisp yang udah aku simpan di laptop dari tahun jebot...mungkin kali ini bisa segera di praktekin... apalagi, bahan lainnya juga lengkap...

Tapi sayangya, di rumah cuma ada apel 1 biji... karena di video di bilang boleh di campur apa aja yang kita suka, well, aku langsung samber buah peach kaleng, yang aku gak ingat waktu dibeli rencananya mau di bikin apaan. So, karena kelihatan buah yang aku potong-potong sudah cukup, aku mulai bikin deh. Fruit crisp ini versinya beda sama yang aku biasa coba, kalo versi yang sering aku makan, crisp nya di bikin dari oatmeal. Sedangkan yang ini, menggunakan irisan almond. Aku jadi ingat sama Apple Crumble yang pernah aku bikin, juga menggunakan almond di dalamnya. Tapi kalau untuk pembuatannya, yang ini lebih gampang, karena gak ada yang perlu di masak segala. Semua cukup di campur aja dan aroma caramelnya cukup dari brown sugar yang di gunakan. Cocok banget kalo buat dessert mendadak...hehehehe....

Kelihatan koq dari videonya (aku suka yang bawain demo-nya by the way) kalo bikinnya gak sulit. Mungkin karena pake brown sugar dan almond, aromanya memang kemana-mana. Wangi deh. Tapi metode pembuatannya aku balik. Kalo di videonya, dimulai dari mencampur buah dulu, kalo aku bikin adonan crispnya dulu. Soalnya buah yang aku gunakan buah kaleng, dan aku gak mau buahnya mengeluarkan air terlalu lama. Setelah semua tercampur, prosesnya selesai dengan mudah, tinggal di tuang-tuang aja. Gak perlu ngulen kulit seperti apple pie...hehehe... (tapi aku tetap cinta sama apple pie).

Kalo rasanya....huuummm.... suka! suka! suka! apalagi kalo dimakan hangat. Buahnya lembut, apelnya renyah, dan taburan atasnya crunchy... asem dan manisnya menyatu. Rasanya enaaak banget. Sayang di rumah stok whipped cream lagi abis. Kalo ada, pasti lebih asyik lagi. Walaupun gak ada salahnya di makan dingin, tapi di makan hangat is my favorite. Apalagi kalo sambil nonton CSI, gak berasa, udah hampir setengah loyang masuk mulut...(emang lagi laper juga...hehehe).

Next time, aku pengen nyoba lagi, tapi yang versi oatmeal aja. Pake almond emang enak, tapi jarang ada. Ini aja kebetulan ketemu stok almond di kulkas. Kalo oatmeal, selain mudah di temukan, juga tahan lama. Selain videonya yang di kasih nama flawless fruit crisp (namanya optimis banget ya...hihihihi), resepnya bisa di lihat di sini, namanya Almond-Cherry Fruit Crisp. Jangan lupa mampir ke sana, resepnya seru-seru lho, ada yang sampe di coba berkali-kali sampai sempurna, jadi gak ragu buat nyobain resepnya. One of my favorite website tuh.

Ini resepnya aku copy ya...



ALMOND-CHERRY FRUIT CRISP
Canadianliving.com


Ingredients



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]