Kamis, 24 Februari 2011

KUE BAWANG, ( salero-bundo )

Kue bawang atau kripik bawang merupakan jenis kue atau kripik yang bisa dikategorikan mudah dalam pembuatannya. Hal ini terlihat dari bahan yang dibutuhkan dan cara membuatnya yang tergolong ringkas dan sederhana.

Kue bawang yang renyah dan gurih ini sering dijumpai sebagai salah satu pilihan favorit kue kering khas Lebaran dan hari raya keagamaan lainnya. Asyik dan enak juga dinikmati sebagai camilan di saat santai atau lauk nasi alternatif.

KUE BAWANG

BAHAN :
500 gr tepung terigu
150 ml santan
100 gr margarin
5 butir bawang merah, haluskan
5 butir bawang putih, haluskan
1 butir telur
1 sdt seledri cincang
1 sdt merica bubuk
1/2 sdt garam
Minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung terigu, bawang merah, bawang putih, telur, seledri cincang, merica bubuk, garam, dan margarin, aduk rata. Tambahkan santan sedikit demi sedikit, aduk rata sambil diuleni hingga kalis.
2. Giling tipis adonan, potong ukuran 2x6 cm, beri torehan di tengah, jangan sampai putus. Lekuk salah satu sisinya terbalik,lakukan pada semua adonan. Sisihkan.
3. Panaskan minyak goreng, goreng kue hingga kekuningan dan matang. Angkat, tiriskan.

Untuk : 400 gram



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]