Selasa, 04 Januari 2011

KUE KU (KUE KURA-KURA), ( salero-bundo )

Kue Ku adalah nama kue tradisional yang sebenarnya berasal dari Provinsi Fujian, negeri Tiongkok, namun sudah populer di bumi nusantara, karena sering tampil sebagai pendamping tumpeng dan merupakan salah satu kue pengisi kue tampah.

Dalam bahasa Tionghoa dialek Hokkian, kue ini diberi nama "ang ku kueh". Jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, "ang" berarti merah, sedangkan "ku" berarti kura-kura. Jadi "ang ku kueh" berarti kue kura-kura yang berwarna merah, karena kuenya dibuat dengan cetakan berbentuk kura-kura dan diberi pewarna merah. Kue ku atau kue kura-kura ini telah ikut memperkaya khazanah kue nusantara.

KUE KU KURA_KURA

BAHAN ISI :
200 gr kacang hijau kupas, rendam 2 jam
125 gr gula pasir
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1/2 sdt garam halus
1/4 sdt vanili
3 sdm minyak goreng
2 lembar daun pandan, potong-potong

BAHAN ADONAN UNTUK KULIT KUE KU :
300 gr tepung ketan
300 ml santan mendidih dan kental dari 1 butir kelapa
75 gr gula pasir
1 sdt pewarna merah cair
Daun pisang secukupnya
Minyak goreng secukupnya untuk mengolesi daun pisang sebagai alas

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Bahan Isi : Kukus kacang hijau sampai empuk dan matang, haluskan. Campur kacang hijau halus, gula pasir, santan, vanili, garam, dan daun pandan, masak dengan api kecil sambil diaduk sampai terbentuk adonan yang kalis dan dapat dibentuk. Angkat dan dinginkan.
2. Untuk Bahan Kulit : Campur tepung ketan dengan gula pasir. Tambahkan santan panas sedikit semi sedikit sambil diuleni sampai tidak melekat di tangan dan dapat dibentuk. Beri pewarna merah, uleni lagi sampai rata.
3. Ambil 1 sdm adonan kulit, bentuk bulat dan pipihkan. Beri isi dengan 1/2 sdm bahan isi kacang hijau. Rapatkan, kemudian letakkan ke dalam cetakan kue kura-kura yang telah ditaburi sedikit tepung ketan, sambil ditekan-tekan.
4. Ketuk dan keluarkan kue dari cetakan. Letakkan di atas selembar daun pisang yang sudah dipotong sesuai bentuk kue dan diolesi sedikit minyak goreng. Lakukan seterusnya sampai adonan habis.
5. Kukus adonan selama lebih kurang 20 menit dengan api sedang sampai kue matang.
6. Angkat, kemudian olesi permukaan kue dengan minyak goreng. Dinginkan. Kue Ku siap untuk disajikan.

Untuk : +/- 15 buah



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]