Jumat, 07 Januari 2011

BOLU KUKUS, ( salero-bundo )

Kue bolu kukus merupakan salah satu kue nusantara yang sangat populer dan mudah ditemukan. Bentuk bolu kukus menyerupai bunga yang sedang mekar dan merekah indah merupakan salah satu daya tarik kue bolu kukus ini, selain rasanya yang manis dan tekstur kue yang lembut di lidah. Kue bolu kukus yang bentuknya menyerupai kue mangkok ini memang merupakan kue khas Indonesia yang mendapat pengaruh Tionghoa dari kue mangkok tersebut.

Tantangan yang terutama dihadapi dalam pembuatan kue bolu kukus ini adalah apakah bolu kukusnya bisa mekar merekah atau tidak gundul, teksturnya tidak terasa keras serta tidak bantat.

BOLU KUKUS

BAHAN :
300 gram tepung terigu
250 gram gula pasir
5 butir kuning telur ayam
4 putih telur ayam
1/2 sdt soda kue
175 ml air soda tanpa rasa (bisa memakai Sprite atau 7Up)
1/2 sdt vanila
1 sdm cokelat bubuk
1/4 sdt pewarna cokelat/pasta cokelat
Paper cup/kertas minyak/kertas roti untuk alas cetakan

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur, gula dan vanila sampai kental dan mengembang, lalu masukkan bergantian, 1/2 bagian tepung, 1/2 bagian air soda, begitu seterusnya sampai adonan habis, aduk rata.
2. Ambil 5 sdm adonan, tambahkan pewarna cokelat dan cokelat bubuk, aduk rata, sisihkan.
3. Siapkan dan beri alas kurang lebih 20 cetakan bolu kukus dengan paper cup/kertas roti, lalu masukkan ke dalam panci kukus yang airnya sedang mendidih.
4. Tuang adonan ke dalam cetakan sampai hampir penuh lalu tambahkan 1-2 sdt adonan yang diberi pewarna cokelat dan cokelat bubuk. Lakukan sampai adonan habis.
5. Tutup panci kukusan, kukus dengan api besar +/- 20 menit atau sampai kue matang dan merekah di bagian atasnya. Angkat, dinginkan. Bolu kukus siap untuk disajikan.

Untuk : 20 buah



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]