Kamis, 02 September 2010

KUE MANGKOK, ( salero-bundo )

Kue mangkok yang biasa dijual di pasar tradisional ini sebenarnya berasal dari negeri Tiongkok yang diperkenalkan oleh imigran Tionghoa dari wilayah Tiongkok Selatan, terutama Provinsi Fujian (Hokkian).

Meskipun demikian, kue mangkok merupakan kue yang sudah akrab dan disukai oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia sehingga turut memperkaya khazanah kue nusantara.

Bahkan, salah satu bahan untuk membuat kue mangkok ini sudah dimodifikasi dengan menggunakan bahan khas Indonesia, yakni tape singkong, sebagai pengganti ragi instan, sehingga kulit kue mangkok menjadi lebih mengkilap dan teksturnya pun lebih lembut.

KUE MANGKOK

BAHAN :
350 gr tepung beras yang bagus
250 gr tape singkong yang masak dan lembut, buang seratnya, haluskan
300 gr gula pasir
600 ml air hangat
60 gr tepung terigu berprotein rendah/sedang
2 sdt baking powder
Pewarna merah dan hijau secukupnya (sesuai selera)

PELENGKAP (OPSIONAL):
100 gr kelapa setengah tua, kupas, parut, kukus dengan sedikit garam

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung beras dengan tape singkong dan 200 ml air hangat. Aduk-aduk dengan tangan hingga lembut.
2. Tambahkan gula sedikit-sedikit sambil uleni dengan tangan selama 20 menit hingga tercampur rata.
3. Masukkan tepung terigu dan baking powder, Aduk rata.
4. Tuangkan sisa air, aduk hingga tercampur rata. Istirahatkan adonan selama 30 menit.
5. Bagi adonan menjadi 2 bagian. Bubuhi masing-masing dengan pewarna, aduk rata.
6. Panaskan cucing/cawan keramik/cetakan kue mangkok dalam dandang panas hingga cetakan panas benar.
7. Tuangkan adonan ke dalam mangkok hingga penuh. Bungkus tutup dandang dengan selembar serbet bersih. Tutup dandang.
8. Kukus kembali dengan api besar selama 30 menit. Angkat dan dinginkan.
9. Lepaskan dari cetakan. Sajikan dengan kelapa parut.

TIPS :
1. Pastikan kukusan dan cetakan dalam kondisi benar-benar panas.
2. Lapisi tutup dandang dengan menggunakan serbet bersih, agar air uap panas tidak langsung jatuh ke dalam adonan.
3. Jangan membuka tutup dandang pada saat proses memasak karena adonan tidak akan mengembang maksimal jika udara masuk.
4. Paling bagus jika memakai cetakan yang terbuat dari keramik. Cetakan plastik kurang panas sehingga kue kadang-kadang tidak mengembang/mekar.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]