Senin, 23 Agustus 2010

KUE CARABIKANG, ( salero-bundo )

Kue carabikang dengan perpaduan warna merah, hijau, dan cokelat ini laksana bunga indah yang sedang mekar. Tekstur kuenya yang berongga-rongga hampir mirip dengan kue sarang semut atau bika ambon. Kue carabikang dengan bahan utama dari tepung beras ini mempunyai rasa yang manis serta legit. Untuk bisa sukses dalam membuat kue carabikang ini, diperlukan kesabaran dan ketelatenan ekstra.

KUE CARABIKANG

BAHAN :
170 gr tepung beras
25 gr tepung terigu protein sedang
75 gr gula pasir
1/4 sdt garam
1/2 sdt baking powder
350 ml santan
2 tetes pewarna merah
1 tetes pewarna hijau muda
1 tetes pewarna coklat
20 ml santan kental, didihkan, untuk olesan

ADONAN BIANG :
2 sdt tepung beras
75 ml santan

CARA MEMBUAT :
1. Buat bahan biang: masak tepung beras dan santan sambil diaduk sampai mengental. Angkat.
2. Panas-panas tuang ke dalam campuran tepung beras, tepung terigu, gula pasir, baking powder, dan garam. Aduk rata dengan sendok kayu.
3. Tuang santan sambil diuleni dan dipukul-pukul selama 30 menit.
4. Ambil satu sendok makan adonan. Tambahkan pewarna merah muda. Aduk rata. Ambil lagi satu sendok makan adonan. Tambahkan pewarna hijau muda. Aduk rata. Sisihkan.
5. Panaskan cetakan carabikang hingga benar-benar panas, olesi dengan sedikit minyak.
6. Tuang adonan 3/4 tinggi cetakan yang sudah dipanaskan dengan api sedang. Teteskan adonan merah dan hijau.
7. Panggang sampai berlubang-lubang. Kecilkan api dan biarkan matang. Cungkil bagian bawah tengah adonan. Tahan sampai merekah. Angkat.
8. Oles permukaan dan bagian bawah kue carabikang dengan rebusan santan. Sajikan.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]