Selasa, 20 Juli 2010

KUE LUPIS KETAN, ( salero-bundo )

Kue lupis ketan merupakan kue nusantara dengan ciri khas berbentuk segitiga, bertekstur agak kenyal/legit dan disiram dengan sirup gula merah sehingga rasanya manis.

Kue lupis biasanya dikonsumsi sebagai makanan sarapan sehingga banyak dijumpai dijual di warung-warung yang menjual makanan dan kue sarapan serta di pasar-pasar tradisional. Kue lupis ketan disajikan dengan taburan parutan kelapa (urap kelapa) dan diberi sirup gula merah (kinca).

KUE LUPIS KETAN

BAHAN :
1 kg ketan putih
1 sdm kapur sirih
Daun pisang untuk membungkus, masing-masing selebar 8 cm

CARA MEMBUAT :
1. Percikkan ketan dengan air kapur sirih, aduk rata.
2. Daun pisang dirangkap dua, bentuk kerucut, isi dengan ketan kurang lebih 3 sdm, pipihkan, lipat dan sisipkan sisa daun ke bawah hingga membentuk segitiga.
3. Semat dengan lidi pada setiap sisinya agar bungkusan lupis tidak terbuka ketika direbus.
4. Tata bungkus lupis dalam panci, isikan air hingga terendam semuanya.
5. Rebus selama 2-3 jam, angkat, tiriskan dan dinginkan.
6. Hidangkan dengan urap kelapa dan sirup gula merah (kinca).

CARA MEMBUAT URAP KELAPA :
1/3 butir kelapa agak muda, parut kasar searah serat dan 1/4 sdt garam, kukus selama kurang lebih 5 menit agar tak mudah basi dan bisa bertahan lama.

CARA MEMBUAT SIRUP GULA MERAH ATAU KINCA :
200 gr gula merah diiris halus, 100 ml air, 2 lbr daun pandan dibuat simpul; semuanya direbus hingga kental lalu saring.

Tips : Daun pisang untuk membungkus kue lupis sebaiknya berukuran lebar agar ketan terbungkus sempurna dan tidak terbuka ketika memuai karena direbus.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]