Kamis, 27 April 2017

MUN TAHU AYAM JAMUR



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Haloo apa kabar? Semoga selalu sehat yaa. In shaa Allah bulan depan kita bertemu dengan Ramadhan ya. Semoga Allah mempertemukan kita kembali dengan bulan mulia tersebut dan memberikan kita kesehatan agar kita bisa menjalankan berbagai ibadah dan kegiatan dengan lancar. Aamiin Allahumma Aamiin 

Salah 1 simple menu yang bisa kita sajikan untuk sahur adalah mun tahu. Mun tahu adalah salah 1 Chinese food yang cukup banyak penggemarnya. Terbuat dari potongan tahu atau bahkan tahu yang dihancurkan, disajikan dengan kuah yang sudah dikentalkan dengan maizena dengan taburan daun bawang yang melimpah. Pelengkap yang digunakan bisa daging cincang, ayam, jamur udang atau ada juga versi vegie-nya. Ada beberapa versi mun tahu, ada yang tahunya hanya dipotong dadu, ada pula yang dihancurkan. Kalau saya lebih suka yang tahunya hanya dipotong dadu, tapi kali ini saya mix dengan tahu yang sudah dihancurkan.

Bumbu yang digunakan cukup simpel seperti kebanyakan menu-menu chinese food. Rasanya juga cukup "light" tapi enaaak. Beneran deh, layak dicoba. Untuk ibu-ibu anti ribet seperti saya, pastinya suka bikin ini karena simpel dan cepat hihihi. 

Kali ini saya membuat mun tahu ayam jamur. Gunakan tahu yang bertekstur halus ya, seperti tahu sutra, tapi kalau gak ada ya pakai tahu biasa aja gpp kok. Konon mun tahu yang enak itu yang memakai daging giling, eeeh tapi saya belum pernah nyoba euy. Kalau punya daging giling pasti gak pernah bisa diolah jadi mun tahu, seringan berubah jadi macaroni schotel aja  hihihihi. In shaa Allah kapan-kapan bikin aaah yang pakai daging giling.




MUN TAHU AYAM JAMUR

Bahan :
400 gr tahu sutra, potong dadu dan sebagian hancurkan kasar
3 siung bawang puth, cincang halus
1/2 bawang bombay, cincang halus
200 gr fillet ayam, cincang kasar
50 gr jamur kancing, iris
3 sdm saus tiram
1 sdm minyak wijen
Garam, gula pasir dan merica secukupnya
500 ml air
1/2 sdm maizena, larutkan dengan sedikit air
1 batang daun bawang, iris
2 sdm minyak goreng

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan berwarna kekuningan.
2. Masukkan ayam cincang dan jamur, aduk hingga berubah warna.
3. Masukkan saus tiram dan minyak wijen. Aduk hingga rata
4. Masukkan tahu dan tuang air. Bumbui dengan garam, merica dan gula pasir. Masak hingga mendidih dan meresap, test rasa hingga sesuai selera.
5. Tuang larutan maizena hingga kekentalan yang diinginkan dan masak lagi hingga mendidih.
6. Angkat dan sajikan hangat dengan irisan daun bawang.

Jangan skip daun bawang dan minyak wijen ya karena ini yang bikin enak. Daun bawang yang melimpah ini juga yang jadi khas-nya mun tahu. Digadoin aja udah enak kok, dinikmati denga nasi juga tetap oke. Recomended deh pokoknya.



Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]