Minggu, 17 Juli 2016

RESEP REUCEUH BONTENG LALAPAN KHAS SUNDA, ( salero-bundo )

Resep reuceuh bonteng lalapan khas Sunda
Resep Reuceuh Bonteng Lalapan Khas Sunda - Bermacam-macam jenis lalapan dari aneka sayur-sayuran mentah yang masih segar hingga beragam variasi olahannya, merupakan tradisi menu makan sehat di seluruh pelosok negeri yang di Indonesia kerap disajikan sebagai pendamping saat melahap nasi bersama sambal beserta lauk pauknya.

Menu lalapan juga menjadi daya tarik hingga di rumah makan Sunda ternama dengan variasi dan nama yang unik pula. Salah satu olahan sambal lalapan yang populer bagi masyarakat Sunda Jawa Barat adalah reuceuh bonteng, semacam rujak sederhana atau sambal timun mentah, adalah potongan timun segar yang dicampuradukkan dalam cobek (co�t) dengan bumbu sambal ulek dengan ciri khas pemakaian kencur dan terasi serta daun kemangi.

RESEP REUCEUH BONTENG
  • 2-3 buah mentimun (tergantung ukuran) dipotong-potong dadu
  • 15 lembar daun kemangi atau secukupnya (daunnya saja)
  • 1/4 sdt garam
  • 1 sdt gula merah
  • 1 sdt terasi
  • 5 buah cabe rawit merah
  • 2 cm kencur
  • 1 siung bawang putih ukuran kecil
CARA MEMBUAT REUCEUH BONTENG
  1. Ulek cabe rawit merah, kencur, bawang putih, terasi, gula merah, dan garam hingga halus dan aduk rata.
  2. Masukkan potongan mentimun dan daun kemangi, aduk agar tercampur rata dengan bumbu, reuceuh bonteng sudah siap untuk disajikan.
Selain mentimun, kacang panjang dan leunca (ranti) maupun kombinasinya juga menjadi bahan favorit untuk membuat reuceuh. Setelah dipadukan dengan bumbu yang mirip Resep Karedok Sunda tanpa kacang tanah ini akan menjadi hidangan lezat penambah selera.



    Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

    Please Enable JavaScript!
    Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]