Rabu, 22 Juni 2016

RESEP KOLAK PISANG NANGKA MUTIARA, ( salero-bundo )

Resep Kolak Pisang
Pisang nangka termasuk jenis pisang yang enak untuk dibikin kolak, karena rasanya yang manis sedikit asam dan aromanya harum. Variasi kali ini, resep membuat kolak pisang nangka sagu mutiara dengan kuah kental, disajikan bersama saus santan yang gurih secara terpisah.
Cara Membuat Kolak Pisang Nangka Mutiara
Kolak pisang masih menjadi menu favorit untuk berbuka puasa hingga bulan ramadhan tahun ini. Membuat kolak dengan santan terpisah, merupakan tips agar kolak tidak mudah basi, sehingga bila bersisa bisa menjadi menu buka untuk esok hari, sedangkan saus santan bisa dibikin dadakan saat akan disajikan.

Kolak pisang nangka bukan campur nangka, namun boleh juga jika ingin menambahkan potongan nangka sehingga cita rasanya semakin bervariasi. Pacar cina, biji delima, biji salak dan sebagainya juga dapat menjadi alternatif sagu mutiara maupun memperkaya kombinasinya.

RESEP KOLAK PISANG

  • 5 buah pisang nangka, kupas lalu potong 3 bagian secara menyerong
  • 250 gram sagu mutiara merah
  • 200 gram gula merah, sisir
  • 1 sachet (1/2 sdt) vanili bubuk
  • 1/4 sdt garam
  • 800 ml air
  • 2 lembar daun pandan
  • 2 sdm tepung maizena dilarutkan dengan sedikit air
  • 250 ml santan dari 1 butir kelapa
Bahan Membuat Kolak Pisang

CARA MEMBUAT KOLAK PISANG

  1. Cuci sagu mutiara kemudian rendam dengan air bersih secukupnya selama 1 jam, buang air rendamannya dan tiriskan.
  2. Masak air, 1 lembar daun pandan, gula merah, vanili dan garam hingga mendidih dan larut, saring kuah gula merah lalu didihkan kembali.
  3. Masukkan pisang kemudian masak hingga pisangnya matang. Selanjutnya masukkan sagu mutiara, aduk rata dan masukkan juga larutan tepung maizena, aduk hingga kuah mengental dan matang.
  4. Untuk saus santan, masak santan bersama daun pandan sambil terus diaduk-aduk hingga mendidih dan matang.
  5. Tuang kolak pisang nangka mutiara dalam mangkuk saji, kemudian sajikan dengan siraman saus santan.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]