Minggu, 05 Juni 2016

Inilah Menu Buka Puasa: Resep Kolak Biji Salak, salero-bundo

Melezatkan - Resep Kolak Biji Salak untuk Buka Puasa. Bulan Ramadhan telah tiba. Bulan penuh hikmah  dimana semua amal baik dilipatgandakan pahalanya. Bulan untuk memerangi hawa nafsu, perang terbesar dalam sejarah umat manusia. Salah satu makanan khas aat bulan puasa adalah kolak biji salak. Entah darimana makanan ini beraal, yang jelas hampir di setiap daerah makanan ini ada ketika bulan puasa hadir. Hanya variasinya saja yang agak berbeda. Kolak biji salak enak disantap saat berbuka puasa. Karena rasanya yang manis dan mengandung karbohidrat dan gula yang tinggi sehingga dapat mengembalikan kadar gula darah yang turun setelah seharian berpuasa.

Alasan kenapa makanan ini disebut biji salak tentu Anda sudah pada mengetahuinya. Ya, karena warna dan bentuk makanan ini mirip dengan biji buah salak yang masih muda. Untuk membuat kolak biji salak memang lebih rumit jika dibandingkan dengan pembuatan kolak pisang. Karena harus membuat adonan yang terbuat dari tepung terigu dan sejenisnya.

Namun, sebagai warga negara Indonesia yang mengetahui cara membuat biji salak sangatlah penting. Karena makanan ini termasuk salah satu yang harus ada saat bulan Ramadhan tiba. Memang di pinggir-pinggir juga pasti banyak pedagang yang menjual takjil seperti ini. Hanya saja rasanya tidak dijamin enak. Mendingan kita buat sendiri. Toh, tidak terlalu rumit kok. Simak bahan dan cara membuatnya di bawah ini, lalu praktekan di rumah.

Bahan adonan biji salak

  • 2 cangkir tepung beras
  • 1 cangkir tepung tapioka
  • 1 1/2 cangkir air
  • 1/2 sdt garam

Bahan kuah
  • 150 gram gula merah
  • 50 gram gula pasir
  • 7 cangkir air
  • 2 cangkir santan kelapa
  • 1 lembar daun pandan
  • garam secukupnya
  • kelapa parut untuk penyajian

Resep Kolak Biji Salak
Kolak biji salak sebagai hidangan awal berbuka puasa yang manis.

Cara membuat kolak biji salak
  1. Masukkan tepung beras dan tapioka ke dalam mangkuk berukuran besar. Masukkan air dan garam. Aduk rata.
  2. Uleni adonan hingga kalis. Bentuk adonan menjadi bulat-bulat.
  3. Rebus adonan biji salak yang telah dibentuk dengan air mendidih hingga matang. Sisihkan.
  4. Masukkan gula merah, gula pasir, 1 cangkir air dan daun pandan ke dalam panci. Aduk dan masak di atas api kecil.
  5. Setelah mengental, masukkan sisa air, santan kelapa dan garam. Aduk rata dan masak hingga berbuih.
  6. Masukkan biji salak yang telah matang dan masak kembali kira-kira selama 20 menit.
  7. Matikan api dan kolak siap disajikan.
Kolak biji salak merupakan makanan yang hampir selalu ada di setiap Ramadhan. Meskipun proses pembuatannya cukup rumit tapi dengan ketelitian dan kemauan untuk belajar pasti Anda akan berhasil membuatnya.Ingat berbuka puasa dengan yang manis itu sangat dianjurkan.

Nah, setelah menunaikan ibadah shalat maghrib dan Isya serta tarawih, baru ke hidangan utama yang biasanya berupa makan besar. Namun di bulan Ramadhan ini makanan yahng masuk harus lebih dijaga. Usahakan hanya mengkonsumsi makanan-makanan sehat saja. Coba saja resep tumis brokoli saus hoisin yang sehat dan kaya vitamin serta mineral.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]