Senin, 23 November 2015

Resep Terik Daging Khas Yogyakarta , salero-bundo.blogspot.com

Hidangan ini adalah hidangan yang terbuat dari daging sapi dengan bumbu kental yang gurih dan enak, tambahan kentang membuat terik kentang semakin istimewa, bila anda tidak suka dengan kentang, anda dapat memasukkan daging saja, masak dengan perlahan agar gading matang sempurna dan bumbu merasuk hingga kedalam daging.


Bahan utama :

  • 500 gr daging sengkel, potong potong
  • 2 lembar daun salam
  • 250 gr kentang, potong kotak
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 batang sereh, memarkan
  • 1 sendok makan gula merah sisir
  • 1 sendok makan garam
  • 250 ml santan kental dari 1 1/2 butir kelapa
  • 1 1/2 liter santan encer dari sisa perasan santan kental
  • Minyak untuk menumis
Bahan bumbu yang dihaluskan :
  • 4 siung bawang putih
  • 10 butir bawang merah
  • 1/2 sendok teh merica
  • 2 cm jahe
  • 1 1/2 sendok teh ketumbar
  • 1/4 sendok teh jintan
Cara membuat terik daging :
  1. Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bumbu yang dihaluskan bersama dengan sereh, daun salam dan lengkuas, aduk hingga bumbu harum dan matang.
  2. Masukkan daging lalu aduk hingga daging berubah warna. Masukkan garam dan gula pasir aduk hingga rata.
  3. Masukkan santan encer, masak sambil sesekali di aduk hingga kuah kental. Tambahkan dengan kentang.
  4. Masukkan santan kental, lalu masak hingga daging matang dan kuah menyusut. Angkat dan sajikan.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]