Selasa, 03 November 2015

RESEP PINDANG TULANG PALEMBANG ASAM PEDAS, ( salero-bundo )

Cara Membuat Pindang Tulang Palembang Resep Khas
Resep pindang tulang iga enak khas Palembang. Apabila ingin menikmati ragam kuliner asli Sumatera Selatan, sebaiknya jangan terlewat pada aneka menu pindangnya. Di daerah ini sangat populer akan bermacam-macam masakan berkuah kaya rempah yang dikenal dengan sebutan pindang yang di setiap daerah memiliki karakternya tersendiri.

Pindang palembang, pindang tulang meranjat, musi rawas dan pegagan merupakan beberapa yang populer di antaranya. Tulang iga sapi merupakan variasi bahan yang biasa digunakan karena dapat menghasilkan kuah kaldu yang gurih serta serta sensasi menggerogoti daging yang masih menempel di sela-sela tulang.

Pindang iga berkuah gurih berkaldu serta bercita rasa asam pedas sangat segar untuk diseruput serta dihidangkan bersama nasi putih hangat. Rasa pedas bersumber dari penggunaan cabe rawit utuh sehingga bisa juga dinikmati oleh anak-anak dengan memilah cabenya, walaupun juga bisa diiris-iris tipis. Sedangkan untuk variasi lainnya, nanas juga dapat dipakai sebagai pilihan untuk rasa asam manis yang segar.

Persiapan Bahan dan Bumbu Pindang Tulang Iga
  • 1 kg tulang iga sapi direbus hingga cukup empuk
  • 3 lembar daun salam
  • 2 batang daun bawang dipotong-potong 2 cm
  • 2 batang serai digeprek atau memarkan
  • 3 cm lengkuas digeprek
  • 3 cm jahe digeprek
  • 1 buah tomat dipotong 6 bagian
  • 1 sdm kecap asin
  • 4 sdm kecap manis
  • 3 sdm air asam jawa atau potongan buah nanas secukupnya
  • 1 sdm garam
  • 1 sdm gula merah
  • 10 buah cabe rawit merah utuh
  • 2 sdm minyak sayur untuk menumis
  • 2 liter air untuk kuah (bisa dicampur dengan sisa rebusan tulang)
Bumbu yang ditumbuk kasar :
  • 1 sdt merica butiran
  • 4 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 4 buah cabe merah besar
  • 2 cm kunyit
Cara Membuat Pindang Tulang Palembang
  1. Tumis bumbu yang ditumbuk kasar beserta serai, daun salam, dan jahe hingga harum dan matang lalu sisihkan.
  2. Didihkan 2 liter air, masukkan tulang iga yang sudah direbus sebelumnya dan bumbu yang sudah ditumis tadi. Aduk-aduk dan masak hingga mendidih kembali.
  3. Masukkan kecap asin, kecap manis, air asam jawa, garam, gula merah, dan cabe rawit. Aduk rata dan selanjutnya masak hingga matang serta daging iga empuk, matikan api.
  4. Masukkan potongan daun bawang dan tomat, biarkan sebentar lalu siap untuk disajikan.
Tulang iga cukup mudah didapat, baik di pasar-pasar tradisional maupun di pasar modern. Apabila membeli di pasar tradisional, minta tulang iga yang bagus atau cukup banyak dagingnya dan sebaiknya datang pagi-pagi sekali karena masih banyak pilihan.



    Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

    Please Enable JavaScript!
    Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]