Rabu, 04 November 2015

Inilah Resep Tumis Pare Telur Orak Arik, salero-bundo

Resep Hari Ini, Tumis Pare Campur Telur. Selamat pagi bunda, sudah ada ide buat menu masakan hari ini? Kalo belum, coba masak tumis pare aja yuk..?! Kebetulan baru aja mimin selesai masak pare, dan ditumis dengan campuran cabai yang sedikit lebih berani dari biasanya.. hehe

Tumis Pare Telur

Resep ini awalnya mimin peroleh dari sahabat saya Marissa Putri A dari cookped, dan mimin praktekin.. Hasilnya cukup memuaskan, dan sekarang mimin bagikan di blog resep ini. Seperti ini resepnya:

Resep, Tutorial, Tips, dan Cara Memasak Tumis Pare Yang Enak dan Tidak Pahit 


Bahan dan Bumbu

  • 3 buah pare ukuran sedang (belah dua memanjang, buang biji iris tipis tipis)
  • 4 butir telur ayam (di goreng orak arik)
  • 8 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 3 buah cabai hijau besar
  • 5 buah cabai merah keriting
  • 2 buah rawit merah
  • 1 ruas serai (geprek)
  • 1 lembar daun salam
  • garam secukupnya 
  • gula secukupnya
  • penyedap rasa secukupnya 
  • 1/2 buah tomat 


Langkah Cara Memasaknya:

  1. Iris bumbu bawang putih, bawang merah, cabe rawit merah, cabai merah keriring, cabai hijau, dan juga tomat.
  2. Panaskan minyak goreng, masukan irisan bumbu, salam dan lengkuas. Tumis sampai bumbu layu dan wangi.
  3. Kalau sudah, masukkan irisan cabai hijau, cabai rawit, dan cabai merah keriting beserta potongan tomat. tumis kenbali sampai layu.
  4. Setelah itu tambahkan air kira2 250ml. Tambahkan garam, gula, dan juga penyedap rasa (Jika suka). Selanjutnya masukkan pare yg telah di iris tipis. masak hingga air sedikit mengering.
  5. Kalau air sudah tersisa sedikit, masukan telur orak arik. masak hingga air habis.
  6. Angkat dan sajikan untuk menu sarapan pagi ini... Yummi..


========================================================
Jadikan blog resep ini sebagai blog favorit kamu. Dan jika kamu punya resep masakan hasil karyamu, kirimkan saja tulisanmu DISINI. Resep kamu bakal dipublikasikan di blog ini lho..! :D



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]