Jumat, 11 Juli 2014

5 Tips Menahan Lapar dan Haus Saat Puasa

tips puasa


Puasa biasanya identik dengan lapar dan haus, apalagi bagi anak- anak atau mualaf yang baru belajar berpuasa, oleh karena itu saya memberikan tips cara agar tidak cepat lapar dan haus saat berpuasa, So simaklah dengan seksam berikut tips nya :

1. Waktu Sahur
Ada yang punya kebiasaan sahurnya mepet waktu imsak nggak? Ayooo, harus diubah itu pola makan sahurnya. Usahakan jangan sampe mepet banget dengan waktu sahur ya soalnya makan dengan buru-buru bisa membuat kita mudah lapar dipagi hari.

2. Makan Dengan Perlahan
Cara Agar Tidak Mudah Lapar dan Haus Saat Puasa yang ke-dua ini berhubungan dengan point yang pertama. Jadi, kalo makan sahur jangan terlalu mepet agar bisa makan dengan cara yang perlahan. Makan dengan perlahan akan membuat makanan dicerna lebih optimal. Sehingga nutrisi makanan untuk tubuh bisa bertahan hingga saat berbuka puasa.

3. Konsumsi Air Putih
Mengkonsumsi air putih sangat dianjurkan pada saat sahur dan berbuka. Hal ini untuk memberikan tubuh cairan yang cukup dari imsak hingga magribh. Mengkonsumsi air putih juga bisa menghindari kita dari dehidrasi sehingga kulit akan tetap lembab.

4. Konsumsi Buah
Pernah denger nggak dengan mengkonsumsi 7 biji kurma bisa menghindari rasa lapar pada saat berpuasa. Kurma mengandung gula dan air yang sangat baik. Pada saat berbuka, lambung butuh makan yang mudah dicerna dan mengandung gula dan air. Kalo misal kebetulan dirumah belum ada kurma, bisa juga diganti dengan mengkonsumsi buah-buahan yang lain.

5. Aktivitasan
Berpuasa bukan berarti kita harus bermalas-malasan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Apalagi kalo udah makan sahur, jangan langsung tidur. Kalo kita tidur maka kita akan bangun dengan rasa lapar dan lemas. Lakukan aktivitas yang bermanfaat agar kalian nggak ngantuk.


Bagaimana apakah bermanfaat tips nya? Jika memang bermanfaat bagikan tips ini melalui g+ yang ada di bawah.. terima kasih



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]