Selasa, 11 Juni 2013

SERABI INGGRIS, ( salero-bundo )

Meski namanya menyandang kata "Inggris", kue serabi ini bukanlah berasal dari negara Inggris, melainkan merupakan kue tradisional khas Semarang dan daerah Jawa Tengah lainnya.

Tidak ada yang tahu pasti asal usulnya mengapa kue serabi khas Semarang ini sampai dinamakan serabi inggris. Bisa jadi karena banyak disukai orang Inggris yang ikut datang ke Indonesia sebagai tentara Sekutu pada zaman revolusi kemerdekaan dulu.

SERABI INGGRIS

BAHAN :
250 gr tepung beras
50 gr tepung sagu
125 gr gula pasir
5 gr ragi instan
1/2 sdt garam
400 ml santan dari 1/2 butir kelapa parut
Pewarna kue/makanan berwarna merah

KUAH SANTAN :
250 ml santan dari 1/2 butir kelapa
Garam secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Campurkan tepung beras, sagu, gula pasir, ragi instan, dan garam. Aduk sampai rata. Tuangkan santan, aduk-aduk hingga adonan halus. Beri pewarna merah, aduk hingga warna merata. Diamkan +/- 1 jam.
2. Panaskan cetakan serabi, lalu tuangkan +/- 25 ml adonan ke dalamnya. Tutup cetakan, masak sampai matang dan berlubang-lubang,angkat. Hidangkan dengan kuah santan.
3. Untuk membuat kuah santan : masak santan dan garam dengan api kecil sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.

Untuk : 4 porsi.

Sumber : NOVA



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]