Senin, 25 Februari 2013

Inilah Tips memilih ikan dan bahan makanan laut segar, salero-bundo.blogspot.com

Tips memilih ikan dan bahan makanan laut segar adalah hal yang penting apabila Anda hendak mengolah aneka resep masakan yang berasal bahan-bahan makanan laut seperti ikan, udang, kerang, kepiting, cumi-cumi dan lainnya. Selain dapat mempengaruhi bentuk penampilan masakan, bahan makanan dalam kondisi baik akan sangat menentukan hasil akhir dari cita rasa masakan yang telah diolah.
Guna mendapatkan hasil olahan makanan laut yang baik, maka tentu Anda harus jeli pada saat memilih bahan-bahan makanan laut yang nantinya akan digunakan untuk membuat masakan. Untuk itu maka tabloid kuliner akan memberikan sedikit tips bagaimana cara memilih ikan dan bahan makanan laut segar lainnya untuk Anda. Berikut adalah beberapa diantaranya:
Tips memilih ikan dan bahan makanan laut segar
1. Cara memilih ikan segar
Pada saat memilih ikan pastikan warna ikan tersebut belum pucat dan masih berwarna segar kemudian periksalah pada kedua bagian insangnya. Apabila insangnya masih berwarna merah terang berarti ikan tersebut masih segar. Untuk lebih memastikannya, Anda juga bisa menekan kulit daging ikan tersebut. Apabila teksturnya masih terasa kenyal berarti kondisi ikan masih dalam keadaan bagus. Ciri-ciri lainnya yang menandakan bahwa ikan masih segar antara lain bentuk mata yang masih terlihat segar (belum terlihat putih dan pucat) serta masih berbau segar khas ikan laut (tidak berbau busuk).

2. Cara memilih udang segar
Yang kedua adalah tips memilih udang segar. Jika Anda lebih menyukai udang dibandingkan ikan, maka ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memilih udang yang masih segar, diantaranya adalah melihat kondisi fisik udang tersebut. Kondisi udang yang baik adalah udang dengan bagian kepala yang masih utuh  melekat pada bagian tubuhnya serta warna kulitnya belum memerah hingga udang tersebut dimasak. Selain itu tekstur kulit udang juga masih terasa keras pada saat disentuh serta berbau amis khas udang dan cita rasa yang agak manis setelah dimasak.

3. Cara memilih kepiting segar
Memilih kepiting mungkin akan jauh lebih mudah karena kepiting yang umumnya dijual masih dalam keadaan hidup dan masih segar. Namun apabila Anda hendak membeli kepiting dalam keadaan mati, maka perhatikanlah warnanya. Apabila warnanya terlihat masih segar dan berwarna terang serta tidak terdapat bercak-bercak hitam pada bagian bawahnya berarti kepiting tersebut masih dalam keadaan segar.

4. Cara memilih cumi-cumi segar
Cumi-cumi yang masih segar biasanya memiliki tekstur yang kenyal dan agak keras, mata serta warna kulit ari bersih dan bening. Tidak berbau busuk dan anyir. Cumi yang tidak segar lagi biasanya terlihat pada bagian kulitnya yang berwarna keunguan.

5. Cara memilih kerang segar
Cangkang kerang yang masih dalam keadaan hidup biasanya dengan posisi terbuka dan mengatup serta masih mengeluarkan cairan. Namun apabila kerang yang hendak Anda beli telah dalam kondisi mati, maka Anda terlebih dahulu harus memeriksa kesegarannya, yaitu dengan cara melihat daging didalam cangkangnya. Apabila dagingnya masih terlihat putih dan bersih serta belum beraroma busuk berarti kerang tersebut masih dalam keadaan yang segar.

Bagi Anda yang membeli bahan-bahan makanan diatas dalam jumlah besar dan ingin menyimpannya lebih lama, maka Anda menempatkannya dalam kulkas dengan keadaan beku. Hal tersebut dapat mempertahankan kesegarannya lebih lama lagi. Bagi Anda yang mungkin ingin mengolah ikan laut tersebut menjadi pepes, terutama ikan kembung, maka artikel sebelumnya yang berjudul resep pepes ikan kembung mungkin dapat menjadi referensi menarik untuk Anda.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]