Sabtu, 17 September 2011

Black Beauty Cupcakes

Beraaaattttt banget rasanya mau mulai baking lagi. Ada aja alasan buat menunda, nanti sore lah, pagi besok aja lah, atau abis bobo' siang deh...pokoknya alasan-alasan yang gak bermutu yang akhirnya bikin rencana baking batal melulu. Padahal, banyak lho yang udah masuk dalam catatanku buat nyoba bikin...tapiiiii, ya itu, I am the Queen of lazy kingdom! Akhirnya, kemarin, setelah menunda dari rencana baking pagi jadi sore, jadi juga bakingnya. Ada yang bikin semangat sama resep yang satu ini, selain namanya yang mengingatkan ku sama cake coklat kesukaanku, black magic cake, aku juga penasaran banget sama bahannya, gak ada butter, gak ada telur....tapiiiii....pake mayonaise!! Gak aneh kalo mayo ada di resep sandwich atau risol...tapi kali ini, cake coklat dengan mayo!. Unik kan???

Ceritanya, dulu banget aku pernah nonton acara Party Planner-nya David Tutera. Di acara itu, Davidnya cerita kalo suka banget ke Sarabeth's Bakery, favoritenya Blueberry Crumb Pies. Bahkan Sarabeth, yang punya bakery ngajarin David cara bikinnya. Ngeliat bakery dan baking goods didalamnya, asli aku naksir berat. Kayaknya enaaak banget. Sayangnya, aku gak sempat nyatet resep pie yang keliatan enak sekalee. So, waktu aku nitip beli buku dan lainnya *heehee* sama Bibi Rina-ku, salah satunya ya buku-nya Sarabeth ini. Untuk review bukunya, ntar posting terpisah aja ya. Yang pasti, aku suka banget. Diantara semua resepnya, pertama aku langsung bertekad nyoba cupcake black beauty cupcake, yep, seperti aku cerita tadi, karena ada mayonaise di dalamnya!!

Bahan untuk membuat cupcakesnya juga gak banyak. Mayonaise menurut keterangannya mengganti fungsi butter dan telur. Hum...menurutku ini bisa jadi resep untuk anak-anak yang alergi telur. Tapi karena mayonaise juga terbuat dari telur, mungkin bisa diganti dengan egg-free mayonaise, atau fat-free mayonaise buat yang sedang diet atau ngerasa perlu mengurangi kandungan lemak dalam makanannya (untuk sekarang, aku gak ngerasa tuh, dietku gagal totaaal! *pasrah*). Cara pembuatannya pun mudah, semua tinggal di campur menurut urutannya dan di kocok dengan speed rendah. Melihat komposisinya, aku sempat mengira kalo cupcakes ini bakalan kering banget, apalagi ada air segala. Keliatannya bakalan jadi cupcake yang kering dan flat.

Ternyata, dugaanku salah. Cupcakesnya lembuuut...dan lihat deh, jadinya gak flat, tapi jadi cupcake yang gembul-gembul cantik. Untuk rasanya, sepertinya benar-benar di tentukan oleh kualitas coklat bubuk yang di gunakan. Saat di gigit, rasa coklatlah yang dominan terasa, manisnya juga pas, gak terlalu manis juga. Menurutku cupcakes ini kurang pas buat di sajikan tanpa frosting atau ganache. Tapi setelah di beri ganache, rasanya jadi pas sekalee. So far, aku suka resep ini untuk cupcake, karena rasanya yang lembut dan bentuknya yang membumbung dengan indahnya. Lagi pula, aku sendiri juga blom nyoba bikin black magic cake menjadi cupcakes. Maybe next time deh supaya bisa ngelihat, cantikkan mana kalo udah jadi cupcakes.

By the way, aku baru nyadar kalo akhir-akhir ini aku sering banget bikin cake coklat....ya ampuuuunnn..... mesti mulai baca buku roti niiih!




Ini resepnya ya :


BLACK BEAUTY CUPCAKES
Sarabeth Levine


Ingredients :

Softened unsalted butter, for the pans
1/2 cup plus 2 tablespoons dutch processed cocoa powder, divided
1 1/2 cups plus 2 tablespoons unbleached all purpose flour, divided
1 cup hot water
1 cup superfine sugar
1 1/2 teaspoon baking soda
1/4 teaspoon fine sea salt
1/4 cup mayonaise

  1. Position a rack in the center of the oven and preheat to 350 F2.
  2. To make cakes, butter the inside of 12 muffins cups. Sift together 2 tablespoons of cocoa and 2 tablespoons of the flour. Dust insides the molds with the cocoa-flour mixture, and tap out the excess. ----> aku gak pake proses ini karena udah pake paperliner.
  3. Combine the remaining 1/4 cup cocoa powder and the hot water in the bowl of a heavy duty stand mixer. Whisk to dissolve the cocoa. Whisk in the sugar. Attach the bowl to the mixer and fit with the paddle attachment. Sift the remaining 1 1/2 cups flur, baking soda and salt together. With the mixer on low speed, in thirds, add the flour mixture, alternating with two equal additions of the mayonnaise, and mix, scrapping down the sides of the bowl as needed, until the batter is smooth. (the batter will seem a little thinner than usual). Using a 2 1/2 inch-diameter ice-cream scoop, divide the batter evenly among the muffin cups.
  4. Bake until a cake tester inserted in a cake comes out clean, about 20 minutes. Let cool in the pan on a wire rack for 10 minutes. Gently unmold the cakes onto a rack, and let cool completely.

GANACHE


1 1/3 cups heavy cream
12 ounces semisweet or bittesweet chocolate (no more than 62% cacao). Finely chopped.
4 tablespoons (1/2 stick) unsalted butter, cut into 1/2-inch cubes, at room temperature.

To make the ganache, bring the heavy cream to a simmer in a medium saucepan over medium heat. Remove from the heat and add the chocolate. Let stand for 3 minutes, then whisk until smooth. Add the butter, whisking until it has totally melted into the chocolate. Transfer to a bowl and let cool on a wire rack until the ganache thickens to the consistency of pudding and can be pipped, about 1 hour. Ready to pipe.

The cupcakes can be made up to 1 day ahead, covered with a cake dome and refrigerated. Serve chilled or at room temperature.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]