Minggu, 14 Agustus 2011

Buku : Paris Sweets by Dorie Greenspan

Buku Paris Sweets ini udah lama banget jadi incaranku. Gara-gara dulu aku pernah bikin Opera cake yang enaaaak banget (menurutku lho ya..hehehe) dari salah satu resep dibuku ini. Waktu itu aku ketemu resepnya online. Karena puas banget sama hasilnya, aku jadi penasaran sama resep-resep lainnya dari buku yang sama. Alhamdulillah, salah satu Bibiku, (sepupu Papa, anaknya Datuk Jailani), Bibi Rina dan suaminya yang orang Amrik, Paman Chris, bersedia direpotin untuk dimintain tolong pesan macam-macam. Pengiriman pertama, aku nitip dibeliin beberapa loyang Nordicware yang cantik-cantik banget (aduuuh...itu loyang, nafsu belinya, blom dipake juga!). Nah, yang kedua, mulai deh aku pesan buku-buku yang selama ini masuk dalam list "buku impian" ku *duilee*. Salah satunya, ya buku Paris Sweets-nya Dorie Greenspan ini. Btw, asiknya lagi, tiap kali kirimannya datang, selalu diselipkan my favorite candy Twizzlers sama Paman Chris...hihihihi...aseeeeek!



Semula aku sempat kecewa berat, karena di buku ini gak ada foto disetiap resepnya. Cuma ada illustrasi yang terkesan very French aja. Tapi setelah aku buka dan baca setiap halamannya, bukunya not bad at all. Ada cerita tentang setiap bakery ataupun bake shop yang resepnya diadaptasi oleh buku ini. Lengkap dengan alamatnya di bagian belakang buku. Beberapa diantaranya bakery yang sudah dikenal di Paris, seperti Dalloyau, Laduree , La Maison Du Chocolat, Pierre Herme dan masih banyak yang lainnya. Ceritanya menarik karena dipaparkan dengan ringan, seperti membaca cerita dari teman. Banyak juga cerita tentang kebiasaan Parisian dengan bake shops favoritnya.



Resep-resepnya juga menarik banget karena berasal dari tangan pastry chefs yang terkenal di Paris. Bahan-bahannya bisa dikatakan gak ada yang aneh-aneh, hampir semua bisa ditemukan di Indonesia. Standarlah, seperti almond, coklat, mentega, telur atau cream... dan yang aku suka dari resep-resep kue Eropa, mereka jarang sekali pakai pelembut, emulsi bahkan baking soda sekalipun. Jadi selain lebih sehat, juga bisa dibikin kapan saja dan dimana aja, kan gak semua negara menjual emulsifier. Disamping itu, keterangan cara pembuatannya detail banget, jadi jangan heran kalo bahannya terlihat simple tapi petunjuknya panjaaaaaang...hehehehe.. Walaupun resepnya terkesan serius, tapi sangat mungkin untuk di coba. Lha, Opera cake yang aku bikin itu, semula aku kira bakalan ribet sekalee, setelah aku bikin sendiri, ternyata gak sulit-sulit amat.



Ada sentuhan personal dari Dorie Greenspan sendiri dibagian bawahnya yang bikin aku pengen coba beberapa resep. Misalnya di salah satu resep cookies, Dorie (an American in Paris) ngaku kalo dia pernah mengganti potongan coklatnya dengan choco chips biasa dan hasilnya tetap enak aja...hihihihi... O ya, Dorie Greenspan ini memang salah satu penulis cookbook yang terkenal. Beberapa buku yang laris manis, diantaranya Baking with Julia dan Desserts by Pierre Herme. Jadi udah gak usah diragukan deh kualitas penulisnya. Buku ini yang jadi bacaanku selama mengisi waktu dibulan puasa dan aku ngerasa belajar banyak. Setelah selesai baca cerita-ceritanya, bikin aku nyesel, ngapain waktu ke Paris dulu malah sibuk beli tas ama parfume, mending nyobain bakery-bakerynya!!! *hiks!*



Hum...mudah-mudahan si Mas rezekinya lancar dan mau ngajakin aku ke Paris lagi serta gak keberatan kalo uangnya bakalan diabisin di bakery-bakery mahal disana. Amiiiiiiinnnnnnnn.... eits, juga gak keberatan kalo seandainya ada tas yang lagi ngetrend atau parfume yang limited edition yang rasanya berat untuk gak dibeli....Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnn.....*teteeeeuupppp*









Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]