Rabu, 27 Juli 2011

33

Today is my birthday. Tapi kali ini instead of baking, aku mau posting whats on my mind aja. Well, siapa tau suatu hari nanti anak cucuku bakalan baca blogku ini (mudah-mudahan di jaman itu blogger tetap exist *hehehe*). Lagi pula, nanti tiap tahunnya aku sendiri bisa mengevaluasi diri, sejauh apa perubahan pada diriku sendiri. Of course tiap saat seseorang pasti ingin menjadi lebih baik kan?

Waktu masih jaman demam buku cerita putri-putrian dulu, Ibuku pernah beliin aku buku putri tidur yang kereeeen banget, beda dengan buku cerita biasa. Di buku itu, kita memilih sendiri alur ceritanya, nanti endingnya berbeda pula. Nah, ada bagian dimana sang putri harus memilih jalan di persimpangan. ke kiri buka halaman sekian, kekanan buka halaman sekian. di dua jalan itu, salah satunya bertemu kurcaci yang membawanya ke istana, dan jalan yang satu lagi akan membawa sang putri bertemu nenek sihir yang jahat dan membawanya ke hutan belantara. Saking takutnya aku salah pilih, aku sempat ogah nerusin baca buku itu berhari-hari (hihihihi...padahal, cuma baca doang). Sampai akhirnya aku ada ide untuk baca dari belakang...di mulai dari sang putri udah di istana....hahahahahaha....

Trus apa hubungannya buku itu sama ultahku ini? gak ada. aku cuma mau kasih gambaran aja, di usia 33 tahun ini kadang aku ngerasa seperti sang putri, berada di persimpangan dan harus memilih alur cerita yang tepat. berbeda dengan buku cerita itu, kalo dalam kehidupan nyata tentu saja gak bisa dibaca dari belakang. Endingnya gak mungkin di ketahui sebelum di jalankan. Suprise! Suprise! That's life, babe!

Sesekali aku sering mikir "Gimana ya kalo dulu aku gak ambil jalur yang ini, tapi aku ambil yang itu?" endingnya pasti beda banget!! Aku pernah nonton acara Oprah yang lagi berdiskusi dengan Maria Shiver. disitu Maria cerita kalo dia dulu pernah merasakan yang sama seperti aku sekarang. Oleh Oprah, dia dikasih tau untuk ambil "U turn" alias putar balik. waktu itu aku langsung mikir, bener juga! gak perlu ambil jalur kiri atau kanan, tapi putar balik!! Yep, thats what I'm gonna do! U turn!

Anyway, sejauh 33 ini, aku juga harus kasih kredit ke diri sendiri juga donk *ehem*, banyak beberapa resolusiku tahun lalu yang berhasil aku jalankan (selain diet ya, itu sih gagal melulu!). Aku juga hepi sekali karena ada Papaku yang selalu believe in my abilities, Si Mas yang selalu sabar mendampingiku, abang-abang dan ipar-iparku yang selalu ada di belakangku. Serta keponakan-keponakanku yang lucu dan selalu bikin wajahku manis asem asin..*kadang pait*...hehehehe... yep, kehadiran mereka, jadi kado yang paling istimewa untuk aku. Thank you for being you guys!! *hug hug hug*


Jambi, 28 Juli 2011



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]