Selasa, 14 Juni 2011

KROKET JAGUNG, ( salero-bundo )

Kroket aslinya merupakan nama sejenis gorengan yang berasal dari Perancis, yang terbuat dari bahan utama berupa kentang yang dihancurkan, daging cincang, keju dan sayuran. Jadi kroket ini memiliki kemiripan dengan perkedel. Istilah "kroket" yang kita kenal di Indonesia berasal dari bahasa Belanda, sementara dalam bahasa Perancis, kroket dikenal dengan nama "croquette".

Kroket diperkenalkan ke Indonesia seiring zaman kolonialisasi Belanda. Kroket telah menjadi salah satu kue nusantara jenis gorengan yang populer, dapat dijumpai dalam berbagai variasi rasa dan bahan pembuatnya selain kentang. Namanya pun disesuaikan dengan penggunaan bahan utamanya, seperti kroket jagung ini dengan bahan utama berupa jagung. Ada juga kroket yang dibuat dengan menggunakan bahan pengisi. Selain dinikmati sebagai kudapan, kroket jagung ini juga bisa dinikmati sebagai teman makan nasi disertai dengan sambal.

KROKET JAGUNG

BAHAN :
200 gr jagung manis yang telah disisir
100 gr tepung terigu
150 ml susu cair
50 gr bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
1 tangkai daun bawang, iris halus
3 sdm minyak untuk menumis
1 buah kaldu dadu
Garam dan merica secukupnya
Minyak untuk menggoreng

BAHAN PANIR :
3 butir telur
6 lembar roti tawar tanpa kulit, potong dadu kecil

CARA MEMBUAT :
1. Tumis bawang putih, bawang bombay, dan daun bawang hingga harum. Tambahkan terigu. Tumis hingga kecokelatan.
2. Masukkan susu, kaldu dadu, garam, dan merica. Aduk rata, masukkan jagung manis, aduk dan masak hingga kalis.
3. Dinginkan. Bagi menjadi 15 bagian, masing-masing bentuk bulat lonjong. Celupkan ke telur, gulingkan ke potongan roti.
4. Panaskan minyak panas sedang. Masukkan kroket jagung, goreng hingga matang berwarna kuning kecoklatan. Angkat.

Untuk : 15 buah



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]