Selasa, 05 April 2011

Reine De Saba (Chocolate and Almond Cake)

Suka Opera Cake..??? nah, cake ini rasanya mirip banget. Ada bahan yang dominan di Opera juga di gunakan di cake ini, yaitu almond dan kopi (kalo pake kopi ya...). Bedanya, kalo Opera berlapis-lapis, kalo ini hanya satu cake utuh. Pokoknya kalo suka sama cake yang lembut, hampir mirip fudge yang padat, so pasti suka sama cake coklatnya Julia Child ini. Yup akhirnya aku coba juga resep dari buku resep favorite ku, Mastering the Art of French Cooking. Resep cake cokelat ini, termasuk salah satu resep yang udah aku bookmark dari pertama. Tapi seperti biasa, nge-bookmarknya udah dari taun lalu, bikinnya baru sekarang...(yah lumayanlah, biasanya 3 tahun mendatang...hahahaha...).

Tapi ntah kenapa, apa memang aku mesti di "paksa" sama tante Julia Child untuk membaca bukunya abis-abisan sampe betul-betul ngerti atau emang karena aku udah lama gak baking, hingga aku harus dua kali bikin untuk mendapatkan cake as expected. Pertama, cake ku adonannya keliatan dikiiit, artinya adonannya turun, hasilnya cake gak naik dan tingginya cuma sekitar 1,5 cm (ok, cake a la Perancis biasanya emang gak terlalu tinggi, tapi so pasti gak sependek ini..ehem..). Trus, waktu mencairkan coklat dan kopi, aku gak tau kalo kopinya harus dilarutkan dulu, hasilnya saat cake ancur itu di makan, terasa pahiiit, ya iyalah, ada butiran-butiran nescafe di dalam adonannya yang bikin asoy banget pahitnya...*ha ha!*. Lalu dengan pedenya, tanpa memperhatikan cake yang bakalan gatot itu, aku tetap bikin glace coklatnya. Hasilnya, sempurna! rasanya enaaaaak, mewah dan smooth banget waktu dioleskan. Cake, segera berakhir di kantong sampah.

Nah, setelah itu, besoknya langsung aku coba lagi, kali ini aku baca ulang resepnya, dan aku perhatikan detailnya. Padahal, di resep udah tertulis satu persatu. Misalnya, saat melarutkan coklat, diarahkan ke halaman yang memuat caranya. Begitu juga dengan mencampur adonan kuning telur dan putih telur supaya gak turun. Sampe ke alat yang harus di gunakan pun ada, emang dasar aku aja yang gak pernah nyimak *as always*. Setelah di baca dan di mengerti *ehem*, akhirnya, cake ku berhasil. Adonanku naik dan tinggi cake sekitar 1,5-inch, lalu turun sedikit saat dingin. Sepertinya memang begitu karena cake ini tidak di panggang hingga matang, tapi dibiarkan padat dengan sendirinya. Tapi, aku gak bisa terlalu hepi. Belajar dari pengalaman pertama, aku gak mulai bikin chocolate butter icingnya sampe aku yakin kalo cakenya sukses. Karena udah malam, cakenya aku biarkan dulu, dan di beri icing keeseokan harinya (kemarin).

Kemarin pagi, aku malah di ajak Papaku keluar kota. Setelah aku pulang sorenya, sambil ngobrol sama si Mas, temannya, si Dayat dan sepupuku Tona yang ngurusin pengajian, aku mulai bikin icingnya. Ntah karena aku malah lebih konsen ke ngobrol atau aku emang buru-buru karena malamnya juga ada acara pelantikanku di organisasi yang baru aku ikuti, aku malah salah ambil butter. Mestinya yang tawar (unsalted) aku malah nyemplungin butter asin (salted). Gak tanggung-tanggung, tanpa di cicip, langsung aja aku olesin. Hasilnya, yaaah...coklat asin yang meng-cover cake dengan cantiknya! *hiiks!*. Terpaksa coklatnya aku scrap dan di siram ulang...kalo gak, ya buat apaan, siapa yang mau makan cake coklat asiiiinnn....whoaaaa...hiiiikkksss!!!

Kalo aku sendiri, suka banget sama cake-nya, mirip brownies yang lembab dan creamy. Sayangnya, gak semua ngasih tanggapan positif, essence almond yang di gunakan, menurutku malah bikin cake terasa mewah, tapi kalo kak Ika, justru terganggu sama essence almond yang menurutnya malah berasa tengik (ini jadi catatan, kalo gak semua orang suka atau familiar dengan aroma almond essence, lebih baik di skip kalo ragu), sementara si Tona suka sama cakenya, tapi icingnya menganggu....ya iyalaaaaahh...siapa juga yang suka cake asin! hehehe....

So, memang resepnya sederhana banget, gak begitu beda dengan pembuatan sponge cake lain yang mencampur adonan kuning telur dengan putih telur yang telah di kocok kaku. Tapi pembuatannya rada tricky dan mudah gagal kalau ada salah penanganan. Yang perlu di perhatikan, pertama, saat memcairkan coklat, karena mengandung cairan juga (kopi atau rum), coklat bisa balik menjadi padat, so, ikuti saja kata Julia, panaskan sebentar, angkat dan aduk. Apabila terlalu panas, coklat yang mestinya cair malah berubah menjadi seperti pasta yang padat. Lalu saat pemanggangan, jangan terlalu lama, ikutin aja waktu yang ada di resep. Asalkan udah matang sekitar 2,5 hingga 3-inch sekeliling loyang, angkat. Bagian tengah memang keliatan agak cair, tapi nanti akan memadat sendiri (seperti cheesecake). Karena bagian tengahnya lembut sekali, aku sarankan dasar loyang tetap di beri lapisan kertas baking, supaya tidak sulit di keluarkan dari loyang.

Ini resepnya ya... sengaja aku pisah-pisah penulisannya, karena kalo di bukunya di tulis alat dan bahan di sebelah kiri, dan pengerjaannya di sebelah kanan. Aku pikir gak ada salahnya kalo aku post juga alat yang dituliskan tapi di bagian berbeda supaya gak bikin bingung...



REINE DE SABA
(Chocolate and Almond Cake)
from Mastering the Art of French Cooking by Julia Child


"This extremely good chocolate cake is baked so that its center remains slightly underdone; overcooked, the cake loses its special creamy quality. It is covered with a chocolate-butter icing, and decorated with almonds. Because of its creamy center it needs no filling..."

for a 8-inch cake serving 6 to 8 people

Tools :
A round cake pan 8 inches in diameter and 1 1/2 inches deep
A 3 quart mixing bowls
A wooden spoon or electric beater
A rubber spatula
A cake rack

Ingredients :
4 ounces or squares semi-sweet chocolate melted with 2 Tb rum of coffee (aku pake coffee yang di larutkan)
1/4 lb. or 1 stick softened butter
2/3 cup granulated sugar
3 egg yolks
3 egg whites
Pintch of salt
1 Tb granulated sugar
1/3 pulverized almonds
1/4 tsp almond extract
1/2 cup cake flour (scooped and leveled) turned into a sifter

  • Butter and flour the cake pan, page 668. Set the chocolate, and rum of coffee in a small pan, cover, and place (off heat) in a larger pan of almost simmering water; let melt while you proceed with the recipe. Measure out the rest of the ingredients.
  • Cream the butter and sugar together for several minutes until the form a pale yellow, fluffy mixture.
  • Beat in the egg yolks untik well blended.
  • Beat the eeg whites and saly in a separate bowl until soft peak are formed; sprinkle on the sugar and beat until stiff peaks are formed.
  • With a rubber spatula, blend the melted chocolate into the butter and sugar mixture, then stir in the almonds and almond extract. Immediately stir in one fourth of the beated egg whites to lighten the batter. Delicately fold in a third of the remaining whites and when partialy blended, sift on one third of the flour and continue folding. Alternate rapidly with more egg whites and more flour until all egg whites and flour are incorporated.
  • Turn the batter into the cake pan, pushing the batter up to its rim with a rubber spatula. Bake in the middle level of preheated oven for about 25 minutes. Cake is done when it has puffed, and 2 1/2 to inches around the circumference are set so that a needle plunged into that area comes out clean; the center should move slightly if the pan is shaken, and a needle comes out oily.
  • Allow cake to cook in the pan for 10 minutes. Run a knife around the edges of the pan, and reverse cake on the rack. Allow to cool for an hour or two; it must throughly cold if it is to be iced.

GLACAGE AU CHOCOLAT
(Chocolate-Butter Icing)

for an 8-inch cake

Tools :
A small covered pan
A larger pan of almost simmering water
A wooden spoon
A bowl with a tray of ice cubes and water to cover them
A small flexible-blade metal spatula or a table knife

Place the chocolate and rum or coffee in the small pan, cover, and set in the larger pan of almost simmering water. Remove pans from the heat and let chocolate melt for 5 minutes or so, until perfectly smooth. Lift chocolate pan out of the hot water, and beat in the butter a tablespoon at a time. Then beat over the ice and water until the chocolate mixture has cooled to spreading consistency. At once spread it all over your cake with spatula or knife. (Kalo aku, coklat yang sudah di campur dengan mentega, aku masukkan ke dalam kulkas aja sebentar, sambil sesekali aku aduk-aduk sampai dapat kekentalan yang aku inginkan).





Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]