Kamis, 25 November 2010

MARTABAK MANIS, ( salero-bundo )

Martabak manis, juga dikenal dengan nama martabak terang bulan atau kue terang bulan di beberapa daerah, adalah penganan sejenis kue dadar yang sering ditemukan dijajakan di pinggir jalan di Indonesia.

Di Pontianak, kue ini dinamakan apam pinang, sementara di Malaysia dikenal dengan nama "apam balik". Martabak manis yang terkenal di antaranya adalah martabak bangka dengan berbagai variasi isi dan rasa, seperti kacang tanah, jagung, wijen, cokelat, durian, keju, pisang, kismis, dan sebagainya.

Kue ini diberi nama martabak manis untuk membedakannya dengan martabak jenis lainnya, yakni martabak asin, yang lebih terkenal dengan nama martabak telur atau martabak mesir, di mana untuk penyajiannya dilengkapi dengan acar, saus, dan kecap.

KUE MARTABAK MANIS

BAHAN :
500 gr tepung terigu protein sedang
125 gr gula pasir
660 ml air
2 butir telur ayam, kocok lepas
1/2 sdt ragi instan
1 sdt baking powder
1/2 sdt garam halus
1 sdm margarin, lelehkan
1/4 sdt bubuk/pasta vanili

BAHAN ISI :
100 gr keju parut atau bisa juga diganti dengan kacang tanah cincang sangrai (tergantung selera)
Cokelat butir (meses) secukupnya
60 ml susu kental manis

CARA MEMBUAT :
1. Semua bahan, kecuali air dan baking powder, dicampur dan diaduk rata. Kemudian tuang air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga tercampur rata.
2. Kocok adonan dengan mixer selama 5 menit, diamkan 40 menit. Tambahkan baking powder, aduk rata.
3. Panaskan wajan datar antilengket beralas tebal yang beroles sedikit margarin. Tuang adonan, ratakan. Masak hingga terbentuk gelembung-gelembung. Tutup dan masak hingga matang. Angkat.
4. Olesi permukaan martabak manis dengan margarin, taburi keju parut atau kacang tanah cincang sangrai, meses, dan susu kental manis. Lipat menjadi dua sehingga berbentuk setengah lingkaran. Dinginkan.
5.Potong-potong, martabak manis siap dihidangkan.

Untuk : 40 potong (+/- 4 loyang)



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]